Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman (tengah) dan para Menhan serta para pejabat senior lain dari Persekutuan antiterorisme dari negara-negara Islam (Foto: AFP/VNA)

Ketika berbicara di depan konferensi ini, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman menunjukkan bahwa selama tahun-tahun ini, teorisme telah muncul di semua negara anggota dan pembentukan persekutuan ini bertujuan menusnahkan ekstrimisme. 40 negara anggota Persekutuan ini akan bekerjasama membantu upaya-upaya politik, intelijen, keuangan dan militer dari semua negara anggota-nya.

Konferensi ini dihadiri oleh para utusan dari 40 negara, kecuali Qatar- negara yang sedang mengalami ketegangan diplomatik dengan 4 negara Arab, di antaranya ada Arab Saudi.

Ketika mendapat berita tentang terjadi-nya serangan bom teroris pada tanggal 24/11, di semenanjung Sinai, Mesir sehingga menewaskan dan melukai ratusan penduduk sipil, Presiden Vietnam, Tran Dai Quang telah mengirim tilgram belangsungkawa kepada Presiden Mesir, Abdel Fattah Al Sisi.