![]() |
Bloomberg mengutip sumber informasi yang tidak mau disebut nama-nya yang memberitakan bahwa para perunding dua pihak sedang berupaya membahas satu permufakatan untuk memecahkan sengketa dagang antara dua negara.
Pada awal bulan ini, Koran “The Wall Street Journal” memberitakan bahwa Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping mungkin akan bertemu untuk menandatangani satu permufakatan dagang resmi pada tanggal 27/3 ini di zona peranginan Mara Loga di Negara Bagian Florida. Namun Presiden Donald Trump, pada Rabu (13 Maret), telah memberitahukan “dia tidak terburu-buru” menandatangani satu permufakatan dengan Tiongkok, bersamaan itu menekankan bahwa permufakatan mana pun juga perlu ada ketentuan yang membela kepemilikan intelektual perselisihan utama pihak.
Pihak Tiongkok belum mengeluarkan komentar secara terbuka untuk membenarkan bahwa Presiden Xi Jinping sedang mempertimbangkan pertemuan dengan Presiden Donald Trump di Florida atau di tempat lain. Kementerian Luar Negeri Tiongkok, pada Selasa (12 Maret) telah memberitahukan bahwa Presiden Xi Jingping bersedia “mempertahankan kontak-kontak” dengan Presiden AS, Donald Trump.

