Menurut dia, sehubungan dengan kesempatan ini Pemimpin RDRK, Kim Jong-un melakukan kunjungan resmi di Vietnam merupakan peristiwa sangat penting, melalui itu memanifestasikan keinginan-nya mencari tahu tentang Vietnam.

Tentang hasil pertemuan puncak yang baru lalu, Profesor Stephen Noerper menegaskan bahwa hal yang positif yaitu proses perundingan tetap sedang berlanjut. Untuk memecahkan perselisihan tentang pemahaman denuklirisasi, dia memberitahukan bahwa baik AS maupun RDRK harus mengerti secara jelas definisi denuklirisasi satu sama lain, serta melihat perbedaan yang masih ada. Dia menilai bahwa dari sekarang sampai akhir tahun, atau lebih lama, situasi ini bisa mengalami perkembangan menurut arah yang diusahakan dua pihak untuk mencapai satu pernyataan damai di Semenanjung Korea dalam putaran-putaran perundingan AS-RDRK pada masa depan.