Lokakarya tersebut (Foto: saigondautu.com.vn) |
Dengan tema: “Menstabilkan ekonomi makro dan menyehatkan keuangan pada konteks wabah Covid-19”, lokakarya tersebut membahas dan memperjelas latar belakang internasional serta semua dampak akibat situasi perekonomian dunia terhadap ekonomi Vietnam, menganalisis semua peluang dan tantangan pada tahun 2021, menilai prospek ekonomi Vietnam pada tahun 2022. Profesor Muda, Doktor To Trung Thanh, Universitas Ekonomi Nasional memberitahukan bahwa meskipun pertumbuhan ekonomi tahun 2021 mengalami kemerosotan tetapi inovasi dan ekonomi digital yang pernah menjadi motivasi bagi pertumbuhan ekonomi telah bersemarak kembali. Pada tahun 2022, pertumbuhan ekonomi Vietnam bisa mencapai target 6-6,5 persen.
Juga pada lokakarya tersebut, banyak ekonom merekomendasikan bahwa kebijakan Pemerintah perlu difokuskan pada memulihkan dan mengembangkan ekonomi secara berkesinambungan dalam konteks “hidup berdampingan dengan wabah Covid-19”.

