Laporan yang dilansir pada 15 September oleh Organisasi Kerjasama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) mengatakan bahwa dibandingkan dengan triwulan terakhir pada 2019 – ketika pandemi COVID-19 belum merebak di dunia – pada triwulan lalu GDP G20 mencapai 0,7% lebih tinggi dari Tiongkok dan menjadi lokomotif pertumbuhan.

Perekonomian nomor satu di dunia, AS mencapai pertumbuhan sebesar 1,6%, sedikit meningkat 0,1% dibandingkan triwulan sebelumnya. Uni Eropa mencatat kenaikan GDP 2,1%, setelah turun 0,1% pada triwulan pertama 2021. Hal tersebut serupa dengan GDP Jerman yang naik 1,6% pada triwulan II 2021 setelah turun 2% pada triwulan sebelumnya. Inggris, Arab Saudi, dan Jepang juga kembali mencatat pertumbuhan pada triwulan terakhir.

Yang patut diperhatikan, GDP India turun tajam sebesar 10,2% setelah meningkat 2,3% pada triwulan pertama.