![]() |
Para utusan dari kira-kira 200 negara telah sepakat mempertahankan secara mantap komitmen terhadap Perjanjian Paris tentang penanggulangan perubahan iklim pada tahun 2015 dan mengaktifkan satu proses untuk memeriksa kembali rencana-rencana membatasi emisi gas rumah kaca.
Negara-negara sepakat mengaktifkan proses “Dialog Talonoa” yang menurut bahasa Fiji berarti ialah berbagi pengalaman, akan dimulai dari tahun 2018 untuk memeriksa kembali rencana-rencana mengurangi emisi gas rumah kaca sekarang ini untuk mencapai target-target ambisius Perjanjian Paris.
COP 23 juga mencapai kemajuan dalam menyusun satu Kode etik terinci tentang pelaksananan Perjanjian Paris dengan target menghentikan penggunaan bahan bakar fosil pada abad ke-21. Kode etik ini meliputi cara mengumumkan dan mengikuti jumlah emisi gas rumah kaca di masing-masing negara yang direncanakan resmi diluncur pada bulan 12/2018.

