Utusan Khusus PBB urusan Suriah, Staffan de Mistura (Foto : baomoi.com)

Menurut Utusan Khusus Staffan de Mistura, pasca semua perundingan tak langsung yang memakan waktu 4 hari, masih ada banyak perselisihan antara para fihak tentang beberapa masalah utama. Namun, semua perundingan ini telah meletakkan dasar bagi satu “perundingan yang sungguh-sungguh” di mana semua fihak bersedia memulihkan putaran perundingan baru. Juga menurut dia, semua perundingan tingkat staf ahli mendatang akan berbahas tentang serentetan masalah, di antaranya ada masalah yang sulit yalah Undang-Undang Dasar (UUD) baru. Namun, dia juga menekankan bahwa itu akan bukanlah perundingan- perundingan untuk mengajukan keputusan negara, melainkan “ meletakkan dasar untuk saat dimana orang Suriah bisa menyusun UUD baru”.