Menurut Asisten Presiden Rusia Yuri Ushakov, perwakilan Rusia dan Amerika Serikat (AS) telah mengadakan pembicaraan telepon selama dua hari untuk membahas mekanisme gencatan senjata yang berlangsung dari 9 hingga 11 Mei, bertepatan dengan peringatan Hari Kemenangan (9 Mei). Namun, ia menyatakan bahwa perundingan saat ini terhenti, tanpa kesepakatan mengenai putaran selanjutnya. Para pihak, terutama Ukraina, perlu menetapkan dengan jelas tujuan dan langkah-langkah konkret untuk putaran perundingan berikutnya.

Pihak Rusia menyatakan harapan bahwa Presiden AS, Donald Trump dapat mendesak Ukraina untuk mematuhi gencatan senjata. Otoritas Rusia dan Ukraina secara aktif menyusun daftar tawanan perang sebagai persiapan untuk kemungkinan pertukaran tahanan dalam waktu dekat.