(VOVworld) – Konferensi Perdamaian Yaman yang direncanakan diadakan pada pekan mendatang di Jenewa (Swiss) telah tertunda pada latar belakang bentrpokan terjadi kembali di negara Teluk ini.

Mantan Presiden Yaman, Mansour Hadi berbicara di depan Konferensi itu.
(Foto:Baonghean.vn).
Pada Senin (18 Mei) juga, Ali Akbart Velayati- Penasehat Pemimpin Tertinggi Iran telah menyerukan melakukan dialog nasional Yaman di satu negara netral alih-alih di Arab Saudi. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad-Javad Zarif beranggapan bahwa satu organisasi internasional perlu bertanggung jawab untuk memperpanjang batas waktu gencatan senjata di Yaman, oleh karena itu “sudah sampai waktu-nya PBB mengontrol situasi” di negara yang sedang tenggelam dalam bentrokan ini. Zarif mendesak kepada PBB untuk membentuk satu zona aman untuk membantu mengangkut barang-barang bantuan kepada Yaman./.
