Presiden AS, Donald Trump (kanan) dan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un (Foto: VNA)

Ini merupakan putaran perundingan langsung pertama sejak pertemuan antara pemimpin dua negara pada bulan Juni lalu. Deputi Menlu Choe Son Hui berharap bahwa perundingan-perundingan tingkat staf ahli kali ini akan mendorong prospek-prospek yang positif dalam hubungan Amerika Serikat (AS) – RDRK. Dia juga memberitahukan bahwa para wakil RDRK telah bersedia melakukan dialog dengan AS, tetapi tidak memberitahukan secara jelas dimana perudingan-perundingan ini akan diadakan.

Pada hari yang sama, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Morgan Ortagus menegaskan: “Para pejabat AS dan RDRK berencana akan bertemu pada pekan depan”, tetapi tidak memberikan informasi tambahan tentang pertemuan ini.