Peta yang digunakan Pemerintah Kamboja untuk menetapkan garis demarkasi dengan Vietnam sama dengan peta pinjaman dari Perancis

(VOVworld) - Peta yang digunakan Pemerintah Kamboja untuk menetapkan garis demarkasi dengan Vietnam sama dengan peta pinjaman dari Perancis. Demikian hasil verifikasi yang diadakan Komite Perbatasan Kamboja pada Kamis (3 September) di ibukota Phnom Penh dengan dihadiri wakil tiga partai besar yaitu Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang berkuasa, Partai Penyelamatan Nasional Kamboja (CNRP) oposisi dan Partai FUNCINPEC; wakil Majelis Tinggi, Parlemen, Dewan Mahkamah Agung, Dewan Konstitusional, Akademi Kerajaan; para pejabat Perserikatan Bangsa-Bangsa beserta para wartawan di dalam dan luar negeri. Menteri Senior, Ketua Komite Perbatasan Nasional, Var Kimhong menekankan bahwa peta Kamboja yang diterbitkan oleh Dinas Geografi Perancis – Indocina tidak ada bedanya dengan peta yang telah dan sedang digunakan Komite Gabungan urusan penetapan garis demarkasi dan penancapan tonggak perbatasan di darat Kamboja – Vietnam. Deputi Perdana Menteri (PM), Menteri Luar Negeri dan Kerjasama Internasional Kamboja, Hor Namhong menyatakan bahwa ini adalah peta resmi yang diterbitkan oleh Perancis, maka hasil verifikasi akan menghentikan semua tuntutan yang tidak benar tentang proses penetapan garis demarkasi dengan Vietnam.


Peta yang digunakan Pemerintah Kamboja untuk menetapkan garis demarkasi dengan Vietnam sama dengan peta pinjaman dari Perancis - ảnh 1
Acara membandingkan peta ini
Foto: VNP


Sekretaris Negara Kamboja, Phay Siphan memberitahukan bahwa peta pinjaman dadri Perancis adalah peta asli yang digunakan sebagai dasar untuk membandingkan dengan peta resmi yang telah digunakan Pemerintah Kerajaan Kamboja untuk menetapkan garis demarkasi dengan Vietnam. Hasil verifikasi telah menjamin transparansi dan menekankan ketepatan dan keakuratan tentang tanggung jawab Pemerintah Kerajaan Kamboja dalam pekerjaan penetapan garis demarkasi dan penancapan tonggak perbatasan antara Kamboja dan Vietnam. Bersamaan itu menghindari dan menghentikan penghasutan yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan yang kurang bertanggung jawab dalam menghasut ekstrimisme nasional, perpecahan persatuan bangsa; menekankan tekad Pemerintah Kerajaan Kamboja dalam membangun satu garis perbatasan yang jelas, damai, bersahabat, bekerjasama dan berkembang dengan negara-negara tetangga.
Berita Terkait

Komentar

Yang lain