Bintang berusia 39 tahun tersebut mencetak satu gol dan menyumbang satu assist untuk membantu Argentina bangkit dari ketertinggalan, sebelum akhirnya Enzo Fernandez kemudian memastikan kemenangan dramatis 3-2 bagi timnya.
Messi memulai kebangkitan Argentina melalui umpan akurat kepada Cristian Romero yang menyundul bola untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 pada menit ke-79. Tak lama berselang, Messi mencetak gol penyama kedudukan dan mengembalikan pertandingan ke titik awal.
Gol ke gawang Mesir membuat koleksi gol Messi di turnamen ini bertambah menjadi delapan, sehingga ia tetap memimpin daftar pencetak gol terbanyak. Selain itu, ia juga berhasil mencetak gol dalam sembilan pertandingan Piala Dunia secara berturut-turut.
Catatan menarik lainnya, assist untuk Cristian Romero merupakan assist ke-9 Messi sepanjang sejarah penampilannya di Piala Dunia. Catatan tersebut menjadikannya pemain dengan jumlah assist terbanyak dalam sejarah turnamen. Dengan pencapaian itu, kapten Argentina melampaui rekor yang telah bertahan selama beberapa dekade milik legenda Diego Maradona, berdasarkan statistik Opta yang mencatat data sejak Piala Dunia 1966.
Tidak hanya itu, Messi juga menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencatatkan assist di enam edisi Piala Dunia yang berbeda, mulai dari tahun 2006 hingga 2026.
