Oleh karena itu, kedua calon presiden (capres) yaitu Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan Presiden Donald Trump menyediakan hari-hari terakhir untuk mencanangkan pemilih di berbagai negara bagian medan tempur utama.
Wakil Presiden Kamala Harris dan mantan Presiden Donald Trump. Foto: CNN |
Hasil survei-survei yang diumumkan pada Minggu (3 November) menunjukkan bahwa dua capres tetap sedang bersaing secara sangat ketat di berbagai negara bagian ini. Survei yang dilakukan New York Times/Sienna College memperlihatkan bahwa Harris mengungguli Trump dengan 3 poin di Nevada, 2 poin di Carolina Utara, 2 poin di Wisconsin, dan 1 poin di Georgia. Sementara itu, Trump mengungguli Harris dengan 4 poin di Arizona, dan kedua capres memiliki prosentase dukungan sebesar 47% di Michigan dan 48% di Pennsylvania. Secara keseluruhan, Harris mengungguli pesaingnya dengan 1 poin di tujuh negara bagian medan tempur, dengan prosentase 48% dan 47%.
Hanya tinggal dua hari lagi menuju ke hari pemilihan presiden AS, namun jumlah pemilih yang memberikan suara lebih awal meningkat secara signifikan selama beberapa hari ini. Hingga saat ini, sudah ada lebih dari 77 juta orang yang memberikan suara lebih awal melalui pemungutan suara langsung atau pemungutan suara melalui pos.

