Kamala Harris (kiri) dan Donald Trump (kanan). Foto: CNN

Survei tersebut dilakukan pada bulan Oktober dalam konteks tinggal 3 pekan lagi menuju ke pemilihan presiden (pilpres) di AS. Menurut hasil survei tersebut, kedua kandidat merebut prosentase dukungan sebesar 48%, di antaranya Harris menurun 1% dan Trump naik 4% dibandingkan dengan sebulan sebelumnya.

Harris mendapat dukungan mutlak dari para pemilih kulit berwarna ketika hasil survei tersebut menunjukkan bahwa dalam kelompok pemilih ini, Harris mendapat 84% dukungan, dibandingkan dengan 11% dari Trump. Bagi pemilih kulit putih dengan gelar sarjana, Harris mendapat 55% dukungan dibandingkan dengan 41% dari Trump. Namun, mantan Presiden Donald Trump unggul dalam kelompok pemilih pedesaan dengan 72% dibandingkan dengan Harris yang memperoleh 23%. Trump juga sedang memiliki keunggulan terhadap kelompok pemilih kulit putih yang tidak memiliki gelar sarjana.