Tema-tema yang difokuskan dua kandidat tersebut meliputi demokrasi, etnis, migran, pendidikan, pajak, iklim dan garis politik hubungan luar negeri. Acara perdebatan tersebut dianggap akan memanifestasikan perbedaan yang jelas antara Joe Biden dan Donald Trump.
Menurut hasil survei terkini dari Kantor Berita AP berkoordinasi dengan Pusat Penelitian Masalah-Masalah Publik NORC, 64 persen responden memberitahukan mereka bisa mempertimbangkan akan mendengarkan keseluruhan atau sebagian acara perdebatan tersebut. Sementara itu, menurut survei lain yang dilaksanakan Reuters/Ipsos, pemilih AS menganggap kandikat dari Partai Republik, Donald Trump sebagai kandidat yang lebih baik tentang bidang ekonomi tapi menyukai pendekatan Presiden Joe Biden dalam menjaga demokrasi.
