Pada Selasa (23 Mei), Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) telah “keras” mengutuk serangan tersebut, bersamaan itu menyerukan kepada komunitas internasional supaya memperkuat lebih lanjut lagi upaya-upaya memundurkan terorisme.
![]() |
Dalam pernyataan-nya, DK PBB menekankan upaya-upaya regional dan internasional dalam perang antiterorisme dan anti ekstrimisme. Perdana Menteri (PM) Rusia, Dmitry Medvedev telah mencela tindakan teror yang “tidak berkemanusiaan” dan menyerukan kepada komunitas internasional supaya bersatu-padu membasmi terorisme setelah serangan di Inggris. Sebelumnya, Presiden Rusia, Vladimir Putin menekankan bahwa Rusia bersedia bekerjasama dengan Inggris dalam perang antiterorisme di segi hubungan bilateral maupun dalam kerangka program-program kerjasama internasional. Presiden Polandia, Andrzei Duda dan PM Polandia, Beata Szydlo juga menyatakan berbagi dengan kehilang yang diderita rakyat Inggris dan berkomitmen bahwa Polandia bersedia bersatu-padu dengan Inggris dalam perang antiterorisme. Ini juga merupakan keberbagian yang diberikan oleh Presiden Belarus, Alexande Lukashenko dan Pemerintah Moroko.

