
Zona pemumkiman Yahudi di Jerussalem Timur (Ilustrasi)
(Foto: AFP/Kantor Berita Vietnam)
Untuk menanggapinya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu menyatakan: semua zona pemukiman Yahudi dan pembentukan satu Negara Palestina “belum pernah” merupakan sebab-musabab yang menimbulkan bentrokan antara Israel dan Palestina. Dia juga menolak tuntutan menghentikan pembangunan rumah pemukiman di Tepi Barat dan penggunaan garis perbatasan sebelum perang tahun 1967 sebagai dasar bagi perundingan, bersamaan itu menolak semua pembagian terhadap Jerussalem.
Pada hari yang sama, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, BanKi-moon mengadakan perbahasan dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, diantaranya Sekjen PBB menonjolkan makna penting dari solusi “dua Negara” untuk memberikan perdamaian berjangka panjang di Timur Tengah.
