Menurut rencana, para pemimpin akan resmi mengambil keputusan terpilihnya pada Konferensi Tingkat Tinggi Uni Eropa pada tgl 27 sampai 28 Juni mendatang. Ursula von der Leyen dinilai ada banyak kemungkinan akan memegang jabatan ini untuk masa bakti ke-2. Untuk mendapat persetujuan para pemimpin Uni Eropa, dia perlu mendapatkan dukungan mayoritas minimum dari 15 di antara 27 negara anggota yang mencakup setidaknya 65% populasi blok.

Selain posisi sebagai Presiden Komisi Eropa, para pemimpin Uni Eropa juga membahas posisi Presiden Dewan Eropa, yang sedang dijabat oleh Charles Michel, dan posisi Wakil Senior urusan politik luar negeri Uni Eropa, yang sedang dijabat Josep Borrell.