
PM Benjamin Netanyahu
(Foto: vietnamplus.vn)
Ketika berbicara di depan Televisi Channel 2, Shimon Peres memberitahukan bahwa dia dan pemimpin Palestina telah menyempurnakan rancangan permufakatan dalam serentetan pertemuan rahasia yang berlangsung di satu negeri tetangga Jordania, namun Netanyahu telah mengeluarkan satu alasan “menunggu beberapa hari lagi karena utusan khusus Kelompok Kwartet tentang Timur Tengah,Tony Blair mungkin mengeluarkan satu rekomendasi yang lebih baik”. Presiden Shimon Peres menekankan: Beberapa hari sudah lewat, tapi tidak ada rekomendasi yang lebih baik, pada saat permufakatan sementara antara dia dan pemimpin Palestina memecahkan semua masalah yang masih ada antara dua pihak dan siap untuk ditandatangani.
Ini bukanlah untuk pertama kalinya semua perundingan rahasia antara Shimon Peres dan pemimpin Palestina dibocorkan. Pada bulan Agustus 2011, pada satu rapat gerakan Al-Fatah, Mahmoud Abbas memberitahukan bahwa dia mengadakan 4 putaran perundingan dengan Presiden Israel-salah satu diantara para arsitek dari Perjanjian Perdamaian Oslo pada tahun 1993 sehingga menghasilkan pembentukan satu pemerintah Palestina (PA). Perundingan ke-5 telah direncanakan diadakan di Amman (Jordania), tapi Shimon Peres telah minta maaf karena tidak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Israel terhadap permufakatan ini./.
