Setiba di Damascus, PM Irak pada hari yang sama telah mengadakan pembicaraan dengan Presiden Suriah, Bashar al-Assad. Pernyataan dari Kantor Presiden Assad memberitahukan, kedua pemimpin bersama-sama membahas “penguatan kerja sama antara dua negara di serentetan bidang, di samping upaya-upaya bersama untuk melawan terorisme”.
Meskipun banyak negara Arab menutup kedutaan besar dan menarik staf diplomatik dari Suriah, tetapi Irak tetap mempertahankan hubungan dengan Suriah selama waktu perang saudara ini. Kedua negara menjamin hubungan politik, ekonomi, dan pertahanan secara erat dengan Iran, terutama dalam perang melawan organisasi teroris yang menamakan diri sebagai “Negara Islam” (IS).
