PM Jepang baru, Suga Yoshihide dan Presiden AS, Donald Trump untuk pertama kalinya mengadakan pembicaraan telepon (Foto: Kyodo)

Dalam pembicaraan telepon tersebut, PM Suga Yoshihide menganggap bahwa persekutuan antara Jepang dengan AS menjadi fondasi bagi perdamaian dan stabilitas di kawasan. Pada pihaknya, Presiden Donald Trump menekankan bahwa dua negara perlu memperkuat perkembangan hubungan persekutuan.

Ketika berbicara di depan kalangan pers setelah pembicaraan telepon, PM Suga Yoshihide memberitahukan bahwa dua pemimpin telah sepakat melakukan koordinasi erat dalam banyak masalah, di antaranya ada perang melawan wabah Covid-19 dan masalah Republik Demokrasi Rakyat Korea.

Sebelumnya, pada hari yang sama, PM Jepang baru telah mengadakan pembicaraan telepon dengan timpalannya dari Australia, Scott Morrison. PM Suga Yoshihide terus berkomitmen memprioritaskan kesepakatan keamanan antara 3 negara adi kuasa Indo-Pasifik yaitu Jepang, AS, dan Australia yang dilaksanakan pendahulunya, Abe Shinzo pada waktu lalu.

Menurut Kantor PM Jepang, Penasehat keamanan nasional Shigeru Kitamura berencana akan datang ke Washington pada pekan depan untuk menemui timpalannya dari AS, Robert O’Brien.