(VOVworld)- Pada Kamis ( 15 Mei), Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe menyerukan meninjau kembali semua keterbatasan dalam Undang-Undang Dasar (UUD) yang merintangi Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang ikut serta pada medan perang di luar negeri.
Ketika berbicara di depan jumpa pers, PM Shinzo Abe menyatakam keinginan bahwa pasukan bersenjata negara ini cukup kemampuan ikut serta pada perang untuk membela negara- negara persekutuan.
Dia menyatakan bahwa karena lingkungan yang tegang di Asia Utara dan Asia Tengagra, Jepang harus menghapuskan semua keterbatasan UUD yang telah merintangi pasukan SDF untuk membantu negara- negara sekutu. PM Jepang menyerukan kepada Pemerintah supaya meninjau kembali cara penjelasan semua peraturan dalam UUD yang melarang Jepang melaksanakan hak bela diri kolektif, menggelarkan tentara untuk membantu negara- negara sekutu yang diserang. PM Jepang Shinzo Abe menekankan bahwa Jepang akan setia dengan jalan perdamaian dan tidak menjadi negara haus perang./.
Ketika berbicara di depan jumpa pers, PM Shinzo Abe menyatakam keinginan bahwa pasukan bersenjata negara ini cukup kemampuan ikut serta pada perang untuk membela negara- negara persekutuan.
Dia menyatakan bahwa karena lingkungan yang tegang di Asia Utara dan Asia Tengagra, Jepang harus menghapuskan semua keterbatasan UUD yang telah merintangi pasukan SDF untuk membantu negara- negara sekutu. PM Jepang menyerukan kepada Pemerintah supaya meninjau kembali cara penjelasan semua peraturan dalam UUD yang melarang Jepang melaksanakan hak bela diri kolektif, menggelarkan tentara untuk membantu negara- negara sekutu yang diserang. PM Jepang Shinzo Abe menekankan bahwa Jepang akan setia dengan jalan perdamaian dan tidak menjadi negara haus perang./.

