Peristiwa ini diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-78 Hari Presiden Ho Chi Minh menyampaikan imbauan berkompetisi patriotik (11/6/1948-11/6/2026). Upacara tersebut ditayangkan langsung ke berbagai ujung di provinsi dan kota di bawah Pusat.
Hadir dan menyampaikan pidato di upacara tersebut, Perdana Menteri (PM) Le Minh Hung sekaligus Ketua Dewan Kompetisi dan Pemberian Penghargaan Pusat menyatakan bahwa untuk menyukseskan tugas tercapainya pertumbuhan dua digit harus ada : “Visi strategis-Pola pikir terobosan – Tindakan gigih-Pertumbuhan berkesinambungan-Warga berbahagia”. Beliau meminta supaya berkompetisi memperbarui secara kuat pola pembangunan dan penyempurnaan lembaga-lembaga, fokus mengatasi “hambatan” dan “rintangan” tentang lembaga, mengurangi semaksimal prosedur administrasi untuk “melancarkan” sumber-sumber daya pembangunan agar lembaga sebenarnya menjadi sumber daya, terobosan strategis dan keunggulan persaingan nasional. PM Le Minh Hung menekankan:
“Saya menginginkan agar setiap masyarakat menganggap kompetisi sebagai tindakan yang lahir dari kesadaran sendiri, kebutuhan muncul di dalam diri dan bertolak dari hal-hal yang terkecil, dari bekerja baik dalam pekerjaan sehari-hari, menjadi lebih kreatif dalam bekerja, dan lebih bertanggung jawab terhadap masyarakat. Dari situ, setiap individu menjadi inti yang menyebarluaskan dan memberikan kontribusi positif pada pembangunan bersama tanah air. Saya percaya bahwa gerakan kompetisi akan menciptakan suasana yang baru, motor penggerak yang baru, daya lenting yang baru, membangkitkan kemandirian, semangat inovasi kreatif dan hasrat memberikan dedikasi dari seluruh bangsa, turut mengembangkan tanah air semakin kaya, makmur, beradab dan berbahagia. Dengan semangat itu, saya resmi mencanangkan Gerakan kompetisi: “Bertekat menyukseskan target pertumbuhan berkelanjutan “dua digit” untuk periode 2026-2030”.
PM Le Minh Hung mengimbau berkompetisi untuk memperkuat pengembangan sains-teknologi, inovasi kreatif, transformasi digital, transformasi hijau, mengembangkan infrastruktur secara sinkron dan modern, membangun administrasi yang modern, profesional, berintegritas, berorientasi ke akar rumput dan melayani masyarakat secara lebih baik dan efektif.
