Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menegaskan bahwa mereka selalu menghargai dan mengutamakan hubungan tetangga yang baik, persahabatan tradisional, kerja sama yang komprehensif, serta hubungan jangka panjang yang berkelanjutan antara kedua negara. Kedua pihak juga berkomitmen untuk melaksanakan secara efektif berbagai komitmen dan kesepakatan tingkat tinggi guna mendorong hubungan Vietnam–Kamboja menjadi semakin substansial, efektif dan berkelanjutan.

Kedua pemimpin juga sepakat untuk memperkuat konektivitas antara kedua perekonomian, terutama di bidang transportasi, infrastruktur, telekomunikasi serta keuangan dan perbankan. Selain itu, kedua pihak akan berkoordinasi untuk menyempurnakan mekanisme kerja sama baru guna mempererat keterkaitan antara kedua perekonomian, bersama-sama menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-60 hubungan diplomatik (24 Juni 1967 – 24 Juni 2027).

Kedua pihak sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi dan saling mendukung di dalam Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), serta berbagai mekanisme kerja sama subkawasan Sungai Mekong; terus bertukar pandangan mengenai berbagai isu strategis yang menjadi minat bersama, memperkuat solidaritas dan sentralitas ASEAN, mendorong penyelesaian sengketa secara damai berdasarkan hukum internasional, demi menjaga perdamaian, stabilitas, kerja sama dan pembangunan di kawasan.