Di sana, saat membagikan informasi mengenai upaya seluruh masyarakat dalam mengumpulkan tulang belulang para martir, PM Le Minh Hung memberitahukan bahwa setelah lebih dari tiga bulan pelaksanaan, “Kampanye Lima ratus hari malam siang” (mulai dari 15 Maret tahun 2026), seluruh negeri telah mengumpulkan lebih dari 1.300 tulang belulang martir. Bersamaan dengan itu, juga proaktif mengambil sampel dan mengidentifikasi DNA agar dapat segera memulangkan para martir ke kampung halaman mereka, termasuk beberapa rekan seperjuangan para prajurit penyandang disabilitas di Pusat Perawatan ini.

Ketika mengatakan kekaguman atas upaya luar biasa dari para penyandang disabilitas PM Le Minh Hung menekankan:

Kita sangat terharu dan mengagumi teladan mulia dari Bapak, Ibu, dan para prajurit penyandang disabilitas di sini. Meskipun membawa luka serta dampak buruk perang yang berat di dalam tubuh dan harus berjuang melawan penyakit setiap hari, setiap jam, tetapi mereka tetap teguh dengan pikiran, upaya dan karakter “Prajurit Paman Ho”. Keberanian dan pengorbanan mereka adalah wujud nyata dari kepahlawanan revolusioner, sekaligus menjadi sandaran spiritual yang kokoh untuk memperkuat kepercayaan seluruh sistem politik dalam upaya pembaruan negara”.