Dalam diskusi tersebut, para delegasi menyinggung berbagai isu penting, antara lain: peningkatan produktivitas kerja dan kualitas sumber daya manusia; jaminan kehidupan dan kesejahteraan pekerja, serta penciptaan motivasi kerja bagi para pekerja; pembangunan lingkungan kerja yang modern dan aman; serta mendorong inovasi kreatif.
Mencatat berbagai pendapat yang disampaikan, PM Le Minh Hung menegaskan bahwa peningkatan produktivitas kerja adalah tuntutan yang sangat mendesak serta menjadi pendorong penting untuk mencapai tujuan pertumbuhan yang cepat dan berkelanjutan, serta berupaya mencapai tingkat pertumbuhan dua digit pada tahap pembangunan baru negara. Pemerintah saat ini sedang menyempurnakan Proyek Nasional Peningkatan Produktivitas Kerja untuk diajukan kepada Sekretariat Komite Sentral Partai Komunis Vietnam agar dapat diterbitkan pada bulan Juni 2026. Di dalamnya ditegaskan secara jelas bahwa produktivitas kerja akan dijadikan sebagai pendorong utama pertumbuhan yang cepat dan berkelanjutan.
“Agar para pekerja mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, secara proaktif melakukan transformasi digital, serta memiliki kemampuan berinovasi agar tidak tertinggal dalam era digital, maka yang pertama, pelaku usaha harus menjadi pihak yang memelopori serta mendorong proses tersebut. Pemerintah berkomitmen untuk terus mendampingi dan mendukung pelaku usaha dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi digital; menciptakan kondisi yang kondusif bagi pelaku usaha untuk memperluas program pelatihan, sekaligus mendorong gerakan kompetisi dan berbagai inisiatif inovatif dari para pekerja”.
Juga pada pagi harinya, setelah dua setengah hari kerja, Kongres ke-14 Serikat Pekerja Vietnam mengadakan sesi penutupan, menyelesaikan seluruh agenda yang telah ditetapkan.
