Rapat kerja tersebut mendiskusikan evaluasi pelaksanaan tugas politik selama 6 bulan pertama, serta orientasi dan tugas utama untuk paruh kedua tahun ini. PM Le Minh Hung meminta Provinsi Lao Cai untuk merumuskan solusi terobosan baik dalam pola pikir maupun implementasi tindakan, guna mengubah keunggulan daerah menjadi langkah dan solusi, konkret. Beliau juga mendorong provinsi tersebut untuk berupaya mencapai target pertumbuhan sebanyak 10,5-11 persen sepanjang tahun 2026.

PM Le Minh Hung meminta Provinsi Lao Cai untuk memperbarui model pertumbuhan berbasis penerapan teknologi, transformasi digital, serta memperkuat transisi struktur ekonomi menuju ekonomi unggulan. Selain itu, wilayah ini diharapkan fokus mengembangkan ekonomi perdagangan lintas batas serta membangun pusat logistik yang cerdas dan modern.

PM Le Minh Hung juga meminta Provinsi Lao Cai untuk melaksanakan Rencana pembangunan provinsi secara efektif, selaras dan sinkron dengan Rencana wilayah. Beliau menekankan pentingnya pemanfaatan ruang pembangunan yang baru, percepatan realisasi berbagai proyek dan infrastruktur penting, serta perampingan aparatur Negara demi menjamin kelancaran dan efisisensi kinerja pemerintah daerah dua tingkat.

Khususnya dalam persiapan tahun ajaran baru 2026-2027, PM Le Minh Hung meminta Provinsi Lao Cai untuk memastikan penyelesaian pembangunan empat sekolah berasrama di semua jenjang pendidikan tingkatan, untuk gelombang pertama sebelum tanggal 30 Agustus. Bersamaan dengan itu, "Kampanye lima ratus hari siang malam untuk memperkuat pencarian, pengumpulan, dan identifikasi kerangka martir" akan dilaksanakan secara intensif dan efektif. Di samping itu, pemerintah daerah juga diminta untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk menghormati dan menerapkan kebijakan bantuan bagi individu yang berjasa, penyandang disabilitas dan sanak keluarga martir di Provinsi Lao Cai.