PM Israel, Benjamin Netanyahu (Foto: AFP/ VNA)

Pernyataan PM Israel ini dianggap menyindir Gerakan Hezbollah di Libanon. PM Israel, Benjamin Netanyahu menekankan perlunya “harus mencegah Iran dan pasukan-pasukan mandat yang melanggar perbatasan Israel Utara pada khususnya dan di kawasan pada umumnya”.

Sebelumnya, PM Benjamin Netanyahu berulang kali menyatakan bahwa Israel akan tidak membolehkan Iran dan sekutu Hezbollah bertahan di negara tetangga Suriah, tempat di mana Teheran sedang mendukung rezim Presiden Basar al-Assad melawan pasukan-pasukan pemberontak dan para anasir mujahidin.

Menurut rencana, PM Benjamin Netanyahu akan menghadiri konferensi internasional tentang Timur Tengah yang diadakan bersama oleh Polandia dan Amerika Serikat (AS) di Ibu Kota Warsawa dari 13-14/2. Lebih dari 50 negara telah setuju mengirimkan wakilnya menghadiri peristiwa dengan target mendorong satu peta jalan untuk mengusahakan perdamaian dan mempertahankan keamanan di kawasan Timur Tengah.