(VOVworld) – Sehubungan dengan kunjungan resmi di Republik Federasi Jerman, Perdana Menteri Pemerintah Vietnam, Nguyen Tan Dung telah menjawab interviu pers internasional yang bersangkutan dengan ketegangan di Laut Timur.

dalam pertemuan dengan para sarjana Jerman
Tentang hubungan dengan Tiongkok, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung menegaskan bahwa Vietnam dan Tiongkok untuk selama-lamanya adalah dua negara tetangga. Vietnam selalu ingin bersama dengan Tiongkok berusaha sekuat tenaga untuk mendapatkan lingkungan yang damai dan hubungan persahabatan yang baik, membawa hubungan kemitraan kerjasama strategis yang komprehensif dengan Tiongkok menjadi intensif, praksis dan efektif, memberikan kepentingan kedua pihak dan memberikan sumbangan aktif terhadap perdamaian, kestabilan dan perkembangan di kawasan. Dia menunjukkan bahwa semua sengketa kedaulatan di Laut Timur harus ditangani dengan langkah damai, diatas dasar hukum internasional, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut tahun 1982 (UNCLOS-1982) dan Deklarasi tentang peri laku semua pihak di Laut Timur (DOC).
Yang bersangkutan dengan peranan Jerman dan Uni Eropa (EU) dalam menangani sengketa di Laut Timur, Perdana Menteri Nguyen Tan Dung menegaskan bahwa perdamaian, kestabilan dan keamanan jalur penerbangan dan maritim di Laut Timur merupakan kepentingan bersama untuk semua negara di dalam dan di luar kawasan. Laut Timur merupakan jalur urat nadi maritim internasional, menduduki separo jumlah pengangkutan barang dagangan dunia. Oleh karena itu, ancaman instabilitas akan tidak hanya menimbulkan kerugian kepada negara-negara di kawasan, tapi juga di seluruh dunia. Dia menunjukan bahwa Uni Eropa dan Jerman maupun negara-negara lain di dunia harus bekerjasama untuk menjamin perdamaian, kestabilan, keamanan dan kebebasan meritim di Laut Timur. Ditekankannya bahwa Konferensi tingkat Tinggi ASEM ke-10 di Milan (Italia) akan membahas banyak masalah kerjasama stategis antara dua benua dan seluruh dunia.
Bersangkutan dengan peristiwa ini , pada tanggal 16 Oktober, beberapa koran Jerman seperti DW, Aseantoday dan lain-lain juga memuat pidato tentang tantangan-tantangan keamanan di kawasan Asia yang diungkapkan oleh Perdana Menteri Nguyen Tan dung di forum yang diadakan oleh Institut Korber dengan koordinasi dari Kedutaan Besar Vietnam untuk Jerman. Website Finanzen.net- portal paling besar Jerman menyatakan bahwa kunjungan resmi di Republik Federasi Jerman dari Perdana Menteri (PM) Nguyen Tan Dung atas undangan Kanselir Angela Merkel telah mendâpt penilaian tinggi dari Berlin dan Uni Eropa.
