PM Viet Nam, Nguyen Xuan Phuc (yang ke-5 dari kanan) berpotret bersama dengan para pemimpin senior negara-negara ASEAN. (Foto: Thong Nhat/Kantor Berita Viet Nam)

Dalam pidato pembukaan konferensi ini, PM Thailand, Prayuth Chan-ocha, Ketua ASEAN 2019 menegaskan: Selama proses berkembangnya, ASEAN telah menunjukkan sebagai satu faktor penting yang membantu negara-negara anggota mengalami pemulihan cepat ketika harus menghadapi banyak tantangan dan sekarang ASEAN adalah kawasan yang hidup dalam perdamaian, tidak ada bentrokan, negara-negara menghormati perbedaan satu sama lain.

Pesan utama yang ingin disampaikan oleh Thailand melalui tema: “Memperkuat hubungan kemitraan demi kesinambungan” ialah membangun satu ASEAN yang berkesinambungan di semua segi dari keamanan, ekonomi, keamanan manusia dengan konsep: “benda-benda yang berkesinambungan” (atau Sustainable of Things-SOT), menganggapnya sebagai ADN dari ASEAN untuk terus diwariskan kepada generasi-generasi di kemudian hari.

Sehubungan dengan kehadiriannya di KTT ASEAN ke-34, menjelang berlangsungnya acara pembukaan, PM Nguyen Xuan Phuc, pada Minggu pagi (23 Juni), telah mengadakan temu kerja dengan PM Kamboja, Hun Sen dan PM Laos, Thoongloun Sisoulith; membahas langkah-langkah mendorong kerjasama di semua bidang antara tiga negara, memberikan keuntungan kepada rakyat masing-masing negara dan memberikan sumbangan pada solidaritas dam kemakmuran ASEAN.

.