PM Lee Nak-yon (kanan) berharap agar syarat yang sesuai akan diciptakan untuk membantu pertemuan antara pemimpin dua bagian negeri Korea menjadi kenyataan. (Foto: Yonhap/Kantor Berita Vietnam)

Ketika berbicara di peristiwa ini dengan partisipasi dari adik perempuan Pemimpin RDRK, Kim Jong-un dan Ketua Parlemen RDRK Kim Yong-nam dan mengungkapkan perihal Pemimpin RDRK telah mengirim surat Pemimpin RDRK untuk mengundang Presiden Republik Korea, Moon-Jae-in melakukan kunjungan ke Pyong Yang, PM Lee Nak-yon berharap agar syarat yang sesuai akan diciptakan untuk membantu pertemuan antara pemimpin dua bagian negeri Korea menjadi kenyataan. Menurut PM Lee Nak-yon, di samping kerjasama antara Republik Korea dan RDRK juga memerlukan dukungan dari komunitas internasional terhadap prospek tersebut, bersamaan itu menganggap bahwa perundingan-perundingan antar-Korea perlu terus dipertahankan setelah Olimpiade Pyeong Chang 2018.

Juga menurut komunike, membalas pernyataan-pernyataan PM Republik Korea, Ketua Parlemen RDRK, Kim Yong-nam percaya bahwa hubungan antara dua bagian negeri Korea akan didorong mengarah ke hari penyatuan dua bagian negeri, bersamaan itu berseru kepada dua pihak bersama-sama berupaya untuk melaksanakan hal ini.