![]() |
Dalam pidato-nya, PM Prayuh Chan-o-cha mengatakan bahwa sekarang, Thailand sepenuhnya menjadi satu negara demokratis dengan rezim monarki konstitusional dan satu parlemen denganpara legislator terpilih. Semua masalah telah dipecahkan menurut cara biasa berdasarkan pada satu sistem demokrasi yang tidak menggunakan kekuasaan-kekuasaan istimewa.
Pada pekan lalu, PM Prayuth Chan-o-cha telah menggunakan kekuasaan-kekuasaan istimewa-nya kali terakhir untuk menghapuskan perintah-perintah larangan terhadap pers dan memindahkan semua perkara yang bersangkutan dengan tuduhan-tuduhan menentang perintah-nya ke pengadilan sipil, menghentikan kekuasaaan tentara. Sebelumnya, Raja Maha Vajiralongkorn telah mengesahkan daftar kabinet, di antaranya, PM Prayuth Chan-o-cha akan merangkap Menteri Pertahanan.

