Pada konferensi tersebut, Perdana Menteri (PM) Vietnam, Le Minh Hung menegaskan bahwa pemerintah menetapkan investasi publik sebagai tugas politik yang sangat penting pada tahun 2026 dan sepanjang masa jabatan; sebagai alat pengelolaan ekonomi makro; serta sebagai pendorong utama untuk mencapai target pertumbuhan “dua digit”, mengembangkan infrastruktur yang sinkron dan modern, serta membuka ruang pengembangan baru bagi negara.
Mengenai tugas ke depan, PM Le Minh Hung meminta: “Menyusun rencana pengucuran dana untuk setiap proyek; secara tepat waktu mengalihkan modal ke proyek-proyek yang memiliki kemampuan pengucuran modal yang baik dan membutuhkan tambahan modal. Secara proaktif memeriksa dan menangani hambatan yang muncul langsung di unit kerja maupun di lapangan; menetapkan kelemahan dan kekurangan pada setiap tahapan, setiap proyek, dan setiap wilayah untuk segera menemukan solusi penanganan”.
