Ketika menyimpulkan temu kerja tersebut, PM Le Minh Hung membimbing Kementerian Luar Negeri untuk mengadakan program diplomatik pimpinan tingkat tinggi dengan baik. Ia meminta peningkatan kualitas penelitian, pemberian masukan, penilaian, dan prakiraan situasi global dan regional. Kementerian Luar Negeri perlu menyesuaikan strategi dan kebijakan dengan para mitra besar dan penting. Secara khusus, penelitian dan pemberian masukan harus melayani target pertumbuhan “dua digit” serta transformasi dan pembentukan model pertumbuhan baru berdasarkan sains teknologi, inovasi kreatif dan transformasi digital.

PM Le Minh Hung meminta kementerian tersebut supaya membangun instansi hubungan luar negeri yang menyeluruh, modern dan profesional. Kantor-kantor perwakilan Vietnam di luar negeri perlu lebih proaktif dan aktif dalam mengikuti situasi dan perkembangan di dunia dan negara setempat secara ketat, melakukan pelaporan dan memberikan masukan dengan tepat waktu; memperluas pasar ekspor dan impor komoditas, serta bekerja sama dalam mendorong sains teknologi dan ketenagakerjaan.

Akademi Diplomatik perlu fokus pada pengembangan jajaran dosen profesional, pembaruan pelatihan; mempromosikan penelitian strategis dan pemberian masukan; serta memperkuat kerja sama dengan universitas, institut penelitian, dan para pakar terkemuka di dalam dan luar negeri.