Dalam pidatonya pada forum tersebut, PM Le Minh Hung menyampaikan tiga orientasi kerja sama utama di masa mendatang. Menurutnya, kedua belah pihak perlu bekerja sama dalam membangun rantai pasokan yang stabil, fleksibel, dan tangguh yang dapat menahan fluktuasi eksternal; sekaligus mengembangkan jalur transportasi yang menghubungkan Timur Jauh Rusia dengan Asia Tenggara.

PM Le Minh Hung juga menekankan bahwa kedua belah pihak perlu menjadikan energi sebagai pilar kerja sama utama dalam hubungan ASEAN-Rusia. Ia menyatakan bahwa kedua belah pihak memiliki potensi dan ranah kerja sama di bidang-bidang seperti pengembangan energi bersih, LNG, hidrogen, listrik tenaga angin lepas pantai, dan teknologi hemat energi. PM Le Minh Hung menyatakan harapannya bahwa Vietnam, bersama dengan Rusia dan negara-negara ASEAN lainnya, mengembangkan proyek-proyek kerja sama di bidang-bidang tersebut.

Ia menegaskan bahwa Vietnam siap memainkan peran sebagai jembatan penghubung, berkontribusi dalam mempromosikan kerja sama perdagangan dan investasi antara ASEAN dan EAEU secara umum, dan dengan Federasi Rusia secara khusus, sehingga bersama-sama membangun rantai nilai baru yang membawa kepentingan bersama untuk masa depan.