
Panorama Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-6 Mekong-Jepang
(Foto: tgvn.com.vn)
Sebelumnya, PM Nguyen Tan Dung menghadiri KTT ASEAN dengan tiap-tiap mitra yaitu India, Jepang dan Perserikatan Bangsa-Bangsa serta KTT tentang peringatan ultah ke-40 penggalangan hubungan kemitraan ASEAN-Australia. Ketika berbahas tentang masalah-masalah regional dan internasional yang menjadi minat bersama, diantaranya ada masalah Laut Timur, para pemimpin dari negara-negara tersebut menekankan perlunya menjaga perdamaian, keamanan dan kestabilan di kawasan, menjamin keamanan, keselamtan, kebebasan maritim dan penerbangan di Laut Timur, menangani sengketa-sengketa dengan langkah damai, menaati hukum internasional, Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut-tahun 1982 (UNCLOS-1982), Deklarasi tentang perilaku dari para fihak di Laut Timur (DOC) dan cepat mencapai Kode Etik tentang perilaku dari para fihak di Laut Timur (COC). PM Nguyen Tan Dung memberikan apresiasi terhadap dukungan aktif dari para mitra tentang pendirian dan prinsip bersama ASEAN. Dalam menghadapi situasi Laut Timur yang terus berlangsung secara rumit, PM Nguyen Tan Dung merekomendasikan agar meminta dengan keras kepada semua faksi yang bersangkutan supaya menaati secara serius hukum internasional, menangani sengketa dengan langkah damai, melaksanakan secara menyeluruh dan efektif DOC, pertama-tama Pasal 5 tentang melaksanakan prinsip mengekang diri dan cepat mencapai COC yang bersifat mengikat di Laut Timur.
Sehubungan dengan kehadirannya pada KTT ke-25 ASEAN, pada Rabu sore (12 November), PM Nguyen Tan Dung mengadakan pertemuan dengan PM Federasi Rusia, Dmitri Medvedev dan PM Australia, Tony Abbott. Pada pertemuan dengan PM Dmitri Medvedev, dua PM sepakat mencapai nilai perdagangan bilateral sebanyak 10 miliar dolar Amerika dalam waktu mendatang. Dua fihak juga sepakat akan memberikan bimbingan kepada berbagai kementerian dan instansi supaya aktif menyempurnakan permufakatan-permufakatan yang direncanakan akan ditandatangani dalam kunjungan resmi Sekretaris Jenderal Komite Sentral Partai Komunis Vietnam, Nguyen Phu Trong ke Federasi Rusia, menjamin agar kunjungan ini akan mencapai hasil yang baik dan substantif.
Tentang masalah Laut Timur, PM Dmitri Medvedev berbagi pandangan dengan Vietnam dan ASEAN tentang penanganan atas sengketa-sengketa dengan langkah damai, di atas dasar menaati hukum internasional dan selalu berharap agar situasi Laut Timur menjadi stabil.
Pada pertemuan dengan PM Australia, Tony Abbott, PM Nguyen Tan Dung meminta kepada Australia supaya menciptakan syarat yang kondusif bagi barang-barang ekskpor Vietnam, meningkatkan jumlah beasiswa bagi mahasiswa Vietnam untuk kuliah di Australia, memberikan apresiasi terhadap Australia yang mempertahankan bantuan perkembangan resmi (ODA) kepada Vietnam dan berharap supaya Australia terus membantu Vietnam mengembangkan social-ekonomi secara berkesinambungan dan menghadapi perubahan iklim./.
