PM Vietnam, Pham Minh Chinh Hadiri KTT BRICS 2025

(VOVWORLD) - Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS 2025 dibuka pada Minggu (6 Juli), di Kota Rio de Janeiro, Brasil. Ini untuk pertama kalinya Vietnam menghadiri KTT BRICS selaku negara mitra.
PM Vietnam, Pham Minh Chinh Hadiri KTT BRICS 2025 - ảnh 1Presiden Brasil, Lula da Silva menyambut PM Pham Minh Chinh yang menghadiri KTT BRICS 2025. Foto: Duong Giang/VNA

KTT BRICS tahun ini dengan tema “Memperkuat kerja sama belahan Selatan untuk mendorong manajemen yang lebih inklusif dan berkelanjutan” dihadiri sekitar 20 pemimpin senior negara-negara, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa dan pemimpin banyak organisasi internasional.

PM Vietnam, Pham Minh Chinh menghadiri dan menyampaikan pidato pada Sesi pembahasan tingkat tinggi dengan tema: Memperkuat multilateralisme, masalah-masalah ekonomi, keuangan dan kecerdasan buatan; menghadiri dan menyampaikan pidato pada Sesi pembahasan tingkat tinggi dengan tema: Lingkungan, COP 30 dan kesehatan global; dan menghadiri acara Pengumuman Pernyataan Kerangka dari para pemimpin tentang Keuangan iklim dan Peluncuran kemitraan BRICS tentang Pemberantasan wabah sosial.

PM Vietnam, Pham Minh Chinh Hadiri KTT BRICS 2025 - ảnh 2Ini untuk pertama kalinya Vietnam menghadiri KTT BRICS selaku negara mitra. Foto: VNA

Selaku negara mitra BRICS, PM Pham Minh Chinh menegaskan, Vietnam merupakan sahabat yang tulus, mitra yang tepercaya, anggota yang aktif dan bertanggung jawab dalam komunitas BRICS dan internasional. Dia merekomendasikan tiga kepeloporan strategis terhadap BRICS dan negara-negara mitra. Yang pertama, memelopori rekonstruksi multilateralisme, kesetaraan, antimonopoli, proteksionisme, dengan tekun berdialog, bekerja sama, menghindari konfrontasi, berdasarkan prinsip-prinsip dasar Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa dan hukum internasional. Yang kedua, memelopori pendorongan liberalisasi perdagangan, kesetaraan, antimonopoli dan menghormati hak yang setara dan kepentingan yang sah dan layak dari semua negara. Yang ketiga, memelopori pengembangan kekuatan kecerdasan buatan untuk mengabdi manusia, bukan menggantikan manusia. PM Pham Minh Chinh menekankan:

Perubahan-perubahan yang rumit di dunia dewasa ini kian menunjukkan secara jelas penilaian yang mendalam dari Presiden Brasil, Lula da Silva. Konsistensi dalam melindungi multilateralisme merupakan jalan satu-satunya yang kita harus tempuh, dalam perjalanan itu Vietnam bersama dengan BRICS dan negara-negara Selatan tidak henti-hentinya berupaya dan bersatu untuk membangun satu sistem manajemen global yang sungguh-sungguh adil, setara, ilmiah, inklusif dan berkelanjutan.

Selama dua hari berlangsungnya KTT, negara-negara BRICS fokus pada topik-topik tentang penguatan kerja sama di bidang-bidang seperti: kesehatan, kecerdasan buatan dan perubahan iklim. Negara tuan rumah Brasil berharap agar kesepakatan-kesepakatan yang dicapai pada konferensi tahun ini akan mendorong kerja sama secara efektif, turut memecahkan tantangan-tantangan pembangunan yang berkelanjutan yang dihadapi perekonomian-perekonomian yang baru muncul.

Komentar

Yang lain