Presiden AS, Donald Trump (Foto: AFP / VNA)

Dalam satu perkembangan yang bersangkutan, Perdana Menteri (PM) Inggris, Theresa May, memerintahkan kepada kapal-kapal selam milik negara ini untuk bergerak ke jarak tembak rudal guna menyiapkan serangan-serangan terhadap tentara Suriah yang mungkin akan mulai secara paling dini pada Kamis malam (12/4). Sementara itu, fihak Rusia memberitahukan bahwa dari tanggal 12/4, akan ada banyak satuan polisi militer datang ke Douma untuk turut menjamin keamanan dan ketertiban di sini serta membantu warga setempat.

Juga pada Rabu (11/4), Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterres menyatakan kecemasan akan “jalan buntu” yang dialami Dewan Keamanan PBB dalam masalah Suriah, bersamaan itu menekankan bahwa “jangan membiarkan situasi Suriah di luar kontrol”.