![]() |
Sebelumnya, pada Sabtu (7 Oktober), di media sosial Twitter, Presiden Donald Trump mengatakan bahwa permufakatan-permufakatan dan perundingan-perundingan telah membuat para perunding AS menjadi “orang-orang pandir”. Presiden AS menekankan: “Hanya ada satu-satunya cara”, namun tidak menjelaskan langkah ini langkah apa. Hal ini disusul dengan desas desus bahwa AS mungkin akan melakukan serangan militer terhadap RDRK.

