Menurut rencana awalnya, kunjungan Presiden Donald Trump ke Tiongkok berlangsung dari 31 Maret hingga 2 April, tapi telah ditunda karena Gedung Putih fokus pada penanganan konflik Iran.

Sekretaris Pers dari Gedung Putih, Karoline Leavitt mengatakan bahwa Presiden Xi Jinping memahami perlunya penyesuaian jadwal tersebut. Penetapan kembali waktu kunjungan pada pertengahan Mei dipandang sebagai sinyal yang menunjukkan bahwa Washington masih ingin mempertahankan dialog tingkat tinggi dengan Beijing meskipun di tengah serangkaian ketegangan dan konteks geo-politik yang kompleks saat ini.