Langkah ini bertujuan meningkatkan sumber pasokan dan turut menurunkan harga bahan bakar, di tengah tingginya harga diesel di AS yang menimbulkan tekanan terhadap masyarakat dan dunia usaha menjelang pemilu paruh waktu.
Berbicara dalam sebuah kampanye pemilu di Kota Mobile, Negara Bagian Alabama, pada malam tanggal 2 Oktober, Presiden Donald Trump menyebut kesepakatan tersebut sebagai “berita panas” yang dapat membantu menurunkan harga bahan bakar bagi masyarakat AS. Presiden Donald Trump juga mengatakan bahwa AS tidak akan memberlakukan larangan ekspor diesel, sekaligus menganggap bahwa penambahan diesel ke pasar oleh Eropa merupakan “kontribusi besar bagi dunia”. Ia juga memperkirakan harga bahan bakar akan terus menurun, terutama jika konflik dengan Iran segera berakhir.
