Presiden AS, Donald Trump (Foto: VNA)

Ketika berbicara di depan satu konferensi meja bundar tentang reformasi ekonomi dan tarif di Kota Burnsville, negara bagian Minnesota, Presiden Donald Trump menunjukkan bahwa hubungan-nya sekarang dan Pemimpin RDRK sangat baik dan sanksi-sanksi tetap dipertahankan terhadap negara Asia ini.

Gerak-gerik Presiden AS, Donald Trump tersebut dikeluarkan pada latar belakang media negara ini mencela pemerintah ìnungsi tidak mendorong cukup cepat untuk bisa mencapai terobosan dalam perundingan-perundingan antara Washington dan Pyong Yang. Pemimpin RDRK, Kim Jong-un, pada pekan lalu, telah menyatakan bersedia melakukan pertemuan puncak ke-3 dengan Presiden Donald Trump, kalau Washington mempunyai “sikap dan langkah yang tepat”.