![]() |
Dalam rapat tentang perdagangan di Gedung Putih, Presiden Donald Trump menyebutkan Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) yang telah ditandatangani oleh AS dan Republik Korea pada tahun 2012 sebagai “satu musibah” dan “satu permufakatan buruk” ketika “tidak bisa memberikan apapun kecuali kerugian”. Dia berkomitmen bahwa AS akan melakukan kembali perundingan tentang “satu permufakatan yang adil” atau membatalkan sama sekali permufakatan tersebut.
Ketika menuduh Tiongkok yang sedang menimbulkan banyak kerugian bagi industri aluminium dan baja AS karena situasi dumping, Presiden Donald Trump memberitahukan bahwa dia juga sedang mempelajari sanksi-sanksi perdagangan terhadap Bejing.

