![]() |
Menurut itu, Presiden AS terus menghentikan pelaksanaan pasal yang membolehkan para warga negara AS mengugat di pengadilan negara ini perusahaan-perusahaan asing yang beraktivitas atau melakukan transaksi dengan basis-basis yang pernah merupakan harta benda dari para perseorangan dan kolektif AS di Kuba yang telah disita oleh Pemerintah Revolusi dari setelah tahun 1959. Ini merupakan indikasi terkini yang menunjukkan bahwa Presiden Donald Trump “tidak membalikkan secara sepenuh-nya” kebijakan diplomatik terbuka yang dikeluarkan oleh pendahulu Barak Obama terhadap La Habana.

