![]() |
Dia juga menyerukan kepada pasukan Islam separatis dan pasukan oposisi di negara ini supaya ikut serta dalam perang yang dilakukan oleh Pemerintah untuk menentang para militan terorí. Presiden Rodrigo Duterte juga mengusulkan untuk memberikan biaya dan bantuan akomodasi kepada para orang dari banyak pasukan yang sudah lama melawan negara Filipina kalau mereka berpartisipasi dalam perang mengalahkan musuh bersama yaitu kaum pembangkang Islam ekstrimis Maute-pasukan setia dengan organisasi yang menamakan diri “Negara Islam” (IS).
Sebelumnya, pada Sabtu (27 Mei), dalam kunjungan-nya di kamp tentara di pulau Jolo-tempat dimana pasukan-pasukan Filipina sedang bertempur melawan satu kelompok pembangkang IS yang ekstrimis lain, Abu Sayyaf, Presiden Rodrigo Duterte menekankan akan memperlakukan kepada pasukan-pasukan separatis sama dengan para serdadu pemerintah kalau mereka ikut serta dalam perang menentang IS.

