Ketika berbicara di depan kalangan pers, Kepala Staf Umum yang baru dari Angkatan Bersenjata Filipina, Mayor Jenderal, Rey Leonardo Guerrero telah membenarkan informasi tersebut, bersamaan itu menekankan bahwa tentara negara ini sedang berencana menimbulkan tekanan dan mempertahankan upaya-upaya guna membasmi sepenuhnya kaum pembangkang yang mendukung IS dan menghentikan bentrokan bersenjata di negara ini. Menurut dia, pemimpin Fipilina hanya memberikan bimbingan kepada tentara supaya mengalahkan kelompok pembangkang “Tentara Rakyat Baru” (NPA).

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Fipilina, Delfin Lorenzana, pada tanggal 23/10, resmi mengumumkan bahwa operasi yang sudah memakan watu 5 bulan ini untuk menentang kaum pembangkang dukungan IS di Kota Marawi, Filipina Selatan telah berakhir.