Dalam pidatonya pada upacara tersebut, Menlu Le Hoai Trung dengan terharu mengikhtisarkan kembali berbagai hal penting dalam kehidupan revolusioner Presiden Ho Chi Minh. Ia menekankan bahwa warisan pemikiran besar yang ditinggalkan Presiden Ho Chi Minh kepada Partai dan rakyat Vietnam merupakan pedoman bagi semua kemenangan revolusi Vietnam.
Secara khusus, Menlu Le Hoai Trung menonjolkan pemikiran Presiden Ho Chi Minh mengenai semangat “Persatuan, persatuan, persatuan besar; Sukses, sukses, sukses besar”. Semangat tersebut tidak hanya menjadi kekuatan persatuan besar bagi seluruh bangsa, tetapi juga menjadi dasar bagi solidaritas internasional yang murni. Hal ini menegaskan bahwa hubungan solidaritas dan persahabatan antara Vietnam dan Venezuela merupakan bukti nyata bagi nilai pemikiran tersebut di era saat ini.
Sementara itu, atas nama pimpinan Partai, Negara, dan Parlemen Venezuela, Anggota Polit Biro Partai PSUV sekaligus Wakil Ketua Parlemen Venezuela, Pedro Infante, menyampaikan bahwa dalam usaha pembelaan kemerdekaan dan pembangunan negara Velezuela saat ini, sosok Presiden Ho Chi Minh selalu hadir dalam hati setiap anggota Partai PSUV dan rakyat Venezuela.
Ia menegaskan keinginan untuk terus mendorong dan memperdalam hubungan persahabatan tradisional serta kerja sama di berbagai bidang antara kedua Partai, kedua Negara, kedua Parlemen, dan rakyat kedua negara Vietnam–Venezuela di semua sektor.
