PM Allawi akan bertugas membentuk satu Pemerintah baru dalam waktu satu bulan. Pemilihan kabinet baru dianggap akan mengalami kesulitan karena kompetisi antar-partai yang telah memperpanjang kemacetan politik di negara Timur Tengah ini.
Sebelumnya, PM Abdul Mahdi telah harus mengundurkan diri pada bulan November 2019 karena gelombang demonstrasi yang memprotes Pemerintah di Irak menuntut supaya menyingkirkan para politisi yang korup dan tidak punya cukup kemampuan untuk memimpin negara.
