Dalam pernyataannya, Presiden Aoun menunjuk mantan Duta Besar Lebanon untuk Washington, Simon Karam, sebagai kepala perunding dengan Israel. Ia menyatakan bahwa "telah memilih jalur negosiasi dan berharap agar Lebanon bisa mengatasi tahap ini."

Pada hari yang sama, Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) mengatakan bahwa negaranya berencana untuk mengadakan putaran perundingan tatap muka kedua antara delegasi Israel dan Lebanon pada pekan depan di Washington.

Gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon resmi berlaku pada tengah malam tanggal 16 April (waktu setempat), menyusul pernyataan Presiden AS, Donald Trump. Kesepakatan ini bertujuan untuk mengakhiri eskalasi kekerasan selama lebih dari sebulan antara Israel dan pasukan Hezbollah, yang telah menewaskan lebih dari 2.000 korban jiwa.