Presiden Nguyen Xuan Phuc dan Menlu AS, Antony Blinken dalam pembahasan (Foto: Thong Nhat /VNA) |
Dalam pembahasan dengan wakil delegasi Tiongkok, Presiden Nguyen Xuan Phuc menekankan bahwa penguatan hubungan kerja sama antara Vietnam dan Tiongkok yang kian stabil, sehat merupakan faktor penting bagi pembangunan masing-masing negara, serta berkontribusi pada perdamaian, kerja sama, dan pembangunan di kawasan dan di dunia. Sebagai dua negara tetangga, Vietnam dan Tiongkok perlu bekerja sama erat untuk menjamin keamanan sumber air, menghadapi perubahan iklim, dan pembangunan hijau.
Dalam pertemuan dengan Menteri Luar Negeri (Menlu) AS, Antony Blinken, Presiden Nguyen Xuan Phuc menegaskan bahwa Vietnam selalu menganggap AS sebagai salah satu mitra paling penting, di antaranya pilar utama hubungan ini ialah ekonomi, perdagangan, dan investasi. Dengan semangat itu, dua negara perlu terus melakukan pertukaran tingkat tinggi, menciptakan iklim yang lebih kondusif bagi grup-grup besar AS, terutama teknologi tinggi untuk lebih banyak berinvestasi di Vietnam, serta menjamin hubungan perdagangan berkembang secara stabil, menuju ke penyeimbangan neraca dagang bilateral.
Sebelumnya, Presiden Nguyen Xuan Phuc telah melakukan pertemuan dengan Ratu Belanda, Maxima, Presiden Sierra Leone Julius Maada Bio, Perdana Menteri Bangladesh, Sheik Hasina, Direktur Jenderal Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva.

